A short note/story from a man who wants to continue learning and growing from his life experiences...
Thursday, March 12, 2009
Awal dan Akhir
Adalah sunnatullah bahwa bumi berputar dan karenanya kehidupan ikut mengalami perubahan karena perputaran itu. Awal adalah sebuah akhir dan akhir adalah sebuah awalan. Hari ini bertemu, berinteraksi, belajar bersama, senang dan susah bersama, esok bisa menjadi sebuah cerita yang berbeda. Hari ini kita bergembira, esok tiada bisa kita duga apakah tetap kegembiraan itu masih bisa bersama kita. Keyakinanku hidup akan tetap dalam keseimbangan dan sunnatullah. Awal bisa menjadi sebuah akhir dan akhir bisa menjadi sebuah awalan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
JALAN LURUS - Mengemudi Hati di Era Distraksi
Sinopsis Di tengah gemerlap Jakarta yang didikte oleh algoritma media sosial, tren flexing, dan tuntutan sukses instan, Farhan terjebak dala...
-
My Fren B'day Pagi hari, kamis 9 Juni 2005, Bang Jul kluar rumah dengan membawa air dalam ember untuk menyiram tanaman dihalaman ruma...
-
Mendung kelabu membayangi langit jakarta juga langit hatiku sebentar lagi hujan tapi tidak dengan langit hatiku karena ku tahu mendung itu k...
-
Apakah kita pernah merasa lelah dalam bekerja...? pasti hampir semua orang pernah merasakan lelah dalam bekerja namun jika ditanya apakah k...
2 comments:
Awal dari kehidupan kita – bukanlah rencana kita,
dan saat berakhirnya pun – bukan keputusan kita;
tetapi telah semakin jelas bagi kita bahwa tugas kita
adalah menjadikan waktu antara yang awal dan akhir itu,
sebagai sebuah perjalanan yang ter-indah
yang bisa kita capai dengan upaya kita,
dan dengan bantuan penuh kasih
dari Tangan Yang Tidak Terlihat itu.
hatiku bimbang namun tetap pikirkanmu
selalu selalu dalam hatiku
ku melangkah sejauh apapun itu
selalu engkau di dalam hatiku
ku berjalan berjalan memutar waktu
berharap temukan sisa hatimu
mengertilah ku ingin engkau begitu
mengerti kau di dalam hatiku
tak bisakah kau menungguku
hingga nanti tetap menunggu
tak bisakah kau menuntunku
menemani jalan hidupku
dara kau menjadi hidupku
kemana kau tahu isi hatiku
tunggu sejenak aku di situ
jalanku jalan menemukanmu
Post a Comment