Wednesday, February 20, 2019

Negeri antah berantah......


Di negeri antah berantah, banyak manusia kerdil karena jabatan duniawi, mereka seperti mayat-mayat hidup yang berjalan di muka bumi ini tanpa jiwa. Dibutakan nuraninya untuk melihat dan mendengar kebenaran, layaknya sebuah boneka yang di kendalikan.

Di negeri antah berantah yang tak sepakat akan di sikat, sang penjilat pasti selamat, alam demokrasi cuma ilusi, kebebasan hanya halusinasi. Hukum bukan mengenai keadilan tapi berjalan mengikuti kepentingan. Tamu menjadi raja dan si tuan rumah tak berdaya.

Jangan kau baca dengan risih karena negeri antah berantah cuma fiksi. 
usah kau ambil hati. hanya nurani yang bisa mengerti.

No comments:

JALAN LURUS - Mengemudi Hati di Era Distraksi

Sinopsis Di tengah gemerlap Jakarta yang didikte oleh algoritma media sosial, tren flexing, dan tuntutan sukses instan, Farhan terjebak dala...