Monday, February 19, 2007

Hanya Sejenak...

Ahh... santai sejenak... yup, sejenak tuk melupakan sejuta pekerjaan yg selalu menanti dan mengantri tiada pernah henti. Inginku melepas penat tp entah bagaimana caranya. Waktu begitu cepat berlalu bahkan terlalu cepat berlalu menurutku. Seolah-olah sang waktu enggan singgah untuk sekedar menikmati suasana yg ada tuk meluaskan pikiran dan melapangkan dada dari penat kesibukan dunia. Hanya sejumput waktu yg tetap bisa kunikmati, yakni dikala hati mengadu dalam ibadah-ibadah sholat ku. Tuhan ku, Engkau Maha Pengasih, kuyakin apapun yg hamba Mu pinta akan Kau berikan karena sifat pengasih Mu. Engkau Maha Pemberi, kuyakin apapun yg hamba Mu pinta akan kau berikan karena sifat pemberi Mu. Rindu ku akan kehadiran Mu dalam relung hatiku. Aku lah hamba Mu yg selalu lalai melupakan Mu hingga gundah merajai hati ku. Namun ku yakin sifat penyayang Mu, akan selalu tercurah kepada hamba Mu yg senantiasa ingat pada Mu. Engkau yg tiada pernah lalai mengawasi hamba-hamba Mu. Bahkan senantiasa dekat mendampingi hamba Mu, sedekat urat nadi dalam leher ku. Aku hamba Mu berharap uluran kasih sayang Mu. Selalu dan selalu dalam setiap doaku.


Inilah waktuku yg sejenak tuk melepaskan segala isi pikiran yg ada dalam otakku. Jenuhku akan hari-hari yg telah kulalui hanya bisa kutuangkan dalam sebuah tulisan sebagai ekspresi dari jiwaku. Sampai jumpa esok hari dengan sejuta cerita yg telah menanti dan mengantri. Aku letih, ingin sejenak beristirahat dalam tidur ku malam ini. Dan esok kan kusambung dengan ceritaku kembali...


-Achul-

Jangan makar atau berpolitik dikantor

Ada sebuah soal yang saya ajukan kepada team saya, pertanyaannya bagaimana caranya sebuah garis sepanjang 30 cm terlihat menjadi lebih kecil...