Saturday, November 28, 2009

SKSD

Apakah anda pernah menemukan seorang teman yang anda blum begitu kenal tapi merasa begitu kenal anda...? gw baru ajah nemuin orang yg seperti kyk gini. Walhasil , nyebelin dan emang sok kenal sapa diri kita sebenarnya. Padahal gw sendiri ketemu or copy darat sama niy orang cuma 2-3 ajah gituhh dan itupun 3-4 tahun yang lalu pula. Setelah itu gw gak pernah copy darat dan hanya chatting saja, itupun terbilang jarang dan sangat jarang sekali alias jarang contact.

Puncaknya kejadian beberapa minggu yang lalu, ketika gw minta pembelaan teman2 yang memang mengenal gw tentang kalimat-kalimat yg gak enak seputar gw, mereka pun langsung paham dan dengan akal sehat bisa menilai mana yang pantas dan tidak pantas. Jadi, bagi orang-orang yg memiliki pemikiran yang sama dengan akal sehat dan waras akan melakukan hal yg sama, bukan malah sok menggurui bahkan merasa sok begitu mengenal siapa gw. Hingga akhirnya gw berucap, teman-teman kuliah gw dan teman-teman kerja gw dimana gw sering menghabiskan waktu dengan mereka setiap harinya selama lebih dari 3-5 tahun lah yang pantas bilang cukup mengenal gw. Bukan orang ini, yang gw kenal dekat sapa dirinya juga enggak, meskipun gw bisa sedikit menilai sapa niy orang. Dan akhirnya gw berucap, "siapa loe atau loe siapa gw..?" dan berakhirlah pembicaraan saat itu jg bahkan niy orang bilang, sudah lupakan saja pembicaraan hari ini, anggap ajah gak ada. So, tadi loe tuh ngapain...? kentut... buang gas yang gak ketahuan bentuknya tapi baunya gak ketulungan.... Gihh, ke laut ajehh...

Monday, September 07, 2009

Yang kau cari

apa yang membuat kau datang padaku
tanpa aku mengundangmu
keinginanmu kini tersampaikan
sperti yg ada dalam hati dan pikiranmu
kini aku hadir didepanmu
kau cermatilah secermat-cermatnya
seperti apa yg kamu mau
hingga kau temui apa yang kau cari
engkau datang kepadaku tanpa aku mengundangmu

Wednesday, August 05, 2009

The Journey

Mau kemana mas.. kok terlihat rapih sekali...?
Owh, iyah.. saya mau ada perjalanan.
Pergi kemana?
Ke suatu Desa di daerah Banten sana.
Wuahh... cukup menarik. Sudah mantap persiapannya Mas..?
Sudah, kenapa memangnya?
Tidak apa-apa Mas, hanya saja setau saya perjalanan menuju kesana cukup menantang.
Maksud kamu..?
Iyah, nanti Mas ketika sampai di suatu desa A, itulah batas dimana jalan tidak lagi semulus sebelumnya
blum lagi jalan yang cukup menanjak.
Yayaya..., saya sudah pernah dengar cerita itu.
Lalu bagaimana menurut Mas karena setau saya ini pertama kalinya Mas menuju desa itu.
Saya paham maksud km, saya memang untuk pertama kalinya datang ke Desa itu.
Dan saya sudah siap dengan perjalanan saya ini apapun tantangannya.
Jalan yang tak bagus atau mulus bukan suatu halangan buat saya, kita nikmati saja perlahan jalan itu agar guncangan kendaraan tidak terlalu besar kita rasakan, insyaAllah pasti akan terlewati dan pastinya tujuan saya datang tersampaikan.
Oia, saya cuma belajar dari pengalaman, kemanapun tujuan kita pergi, pasti dalam perjalanannya tidak selalu mulus seperti yang diharapkan terlepas apakah itu perjalanan darat, laut maupun udara.
Dalam perjalanan darat kadang kita menemukan jalan yang bergelombang bahkan rusak dan berlubang dan terkadang roda kendaraan pun mengalami kebocoran.
Pun di laut kita harus siap menghadapi dan mengalami gelombang laut yg besar ataupun di udara kadang kita mengalami turbelensi.
Itulah tantangan ataupun pengalaman yang harus kita lewati/alami apalagi kita mempunyai satu tujuan yang hendak kita capai.
Bukankah seperti itu yang seharusnya dijalani?
Mas benar, memang persiapan yang matang yang perlu kita persiapkan untuk menghadapi hal-hal itu dalam perjalanan kita. Perjalanan hidup kita ataupun keseharian kita.
Selamat menikmati perjalanan Mas.

Sunday, July 26, 2009

Senja menyapa

lihat, bangunan itu begitu elegan bentuknya dan indah dipandang dan merupakan impian semua orang
tapi tak mungkin ia berdiri dengan sendirinya
ia terbentuk dari sekumpulan pondasi dan materi yang saling menguatkan satu dengan lainnya
juga saling menyempurnakan membentuk keindahannya
owhhh, tak hanya itu kawan.. ini adalah hasil dari sebuah usaha keras dan keringat para pendirinya
bahkan doa pun tak luput dipanjatkan siang dan malam
sang pendiri teramat sangat memperhatikan dan memperlakukannya seperti dirinya sendiri
jika ada sesuatu yang salah itu seperti sebuah sakit dalam tubuh
seluruh badan akan merasakannya, begitu pun bangunan ini
lengan baju pun disingsikan tanpa perlu aba-aba, tak membiarkan rambatan kesalahan
tapi ini cerita lama kawan, kini aku bahkan hampir tak mengenali lagi bangunan itu.....
senja menyapaku

Mari Bicara

akupun kini menjadi enggan tuk menyapa apalagi berkata-kata
bukan, bukan karena aku tak suka
tapi mungkin sulitnya engkau menggapai pemahaman meski ilmu sudah di pegang
atau keengganan dirimu dalam memahami keadaan
meskipun semudah membuat secangkir teh dan menikmati rasanya dalam suasana santai
dan kau pun berkata, "teh ini sungguh terasa nikmat sekali, pasti dipilih dari daun teh pilihan"
hati dan pikiran pun cair menyelami rasa
semakin dalam dan lebih dalam lagi
dan kau pun menjadi lebih tau lagi dan semakin tau tanpa di beritahu
inginku

Tuesday, May 05, 2009

Tersenyumlah

Siapa siy yang gak pernah marah selama dalam hidupnya..? siapa yang gak pernah merasakan yang nama kesal bahkan bisa sampai mendendam..? pastilah ada diantara kita sekalian, disekeliling kita, orang-orang dekat kita yang mungkin pernah merasakan dan mengalaminya. Kemudian apa yang akan dilakukan dan dilakukan saat rasa amarah itu datang? pasti banyak macamnya, ada yang secara terbuka mengumbar amarahnya dengan sikap destruktif, mengajak konfrontasi langsung ataupun mengeluarkan kata-kata kotor, ada pula yang hanya diam dan berdiam diri dan ada juga yang diam tapi mengungkapkan amarahnya dengan cara tertulis. Bagian yang manakah anda...?

Sifat alamiah manusia yang mempunyai sifat amarah karena kita diberikan kepekaan dalam rasa, Karena kita dibesarkan dalam kaidah dan norma-norma kehidupan yang ada, karena kita tumbuh dalam lingkungan yang mempunyai pemahaman sama. Dan ketika terjadi benturan ataupun bersinggungan kita perlu waktu untuk bisa mengerti dan memahami.

Tapi dimasa dimana pemahaman itu blum kita terima, maka amarahlah yang ada karna benturan2 dan persinggungan itu. Dan memang ada orang yg membutuhkan waktu yg lama untuk memahami keadaan yang sedang dialami dan ada pula yang butuh waktu yang cukup singkat untuk bisa mengerti dan mencoba menerima atas keadaan sedang terjadi. Tentunya disertai dengan evaluasi diri dan mengambil hikmah atas apa yang terjadi untuk menjadi bekal jika menghadapi keadaan yg sama dimasa yang akan datang.

Kenapa kita marah...? pertanyaan ini mungkin mudah dijawab dengan gamblang
untuk apa kita marah..? ini pasti ekspresi untuk memberitahu kl kita marah
apa untungnya kita marah..? kira-kira ada untungnya gak siy? paling cuma bikin orang tau kl kita marah khususnya orang yg dah bikin kita marah. So, after that..?
sampai kapan mau marah? bukannya lebih baik memaafkan yah? kenapa membebani diri dengan rasa amarah? gak cape yah..? Tuhan saja Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan yang beramal sholeh. yang saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. (al-ashr)

Kita dianjurkan agar membuat hari ini lebih baik dari kemarin, hari esok lebih baik dari hari ini, dst. Jika kita terus menerus dalam keadaan marah maka bukankah hanya kerugian yg kita dapat? Dengan senyuman kita sudah melakukan sebuah ibadah. Dengan amarah kita bisa berbuat dosa. Jika diberikan pilihan, tersenyum dengan marah, mana yang akan kita pilih? Pasti saya akan menjawab tersenyum sebagaimana saat ini saya tersenyum dengan anda melalui tulisan ini. :)

salam....

Tuesday, April 21, 2009

Spreading like a virus

Kalau ditanya apa hobinya para ibu-ibu instead of memasak, ngurus anak dan suami, jawabannya pasti ngegosip. Tapi gosip kyknya bukan milik para ibu-ibu ajah kalee.. semua orang bisa gosip, baik anak-anak, remaja, dewasa s.d orangtua. Kok yah anak2 bisa ngegosip jg yah, mau bukti..

"Omm...om... temen icha kemarin nangis om di sekolah" ponakan ngomong sm om nya
"kenapa kok temen icha ampe nangis..?" si om balas nanya
"iyah om, temen icha diledekin katanya udelnya dia bodong om..." icha memberikan penjelasan
"kok gitu, emang temen-temen icha pernah liat kl dia udelnya bodong..?" si om kembali bertanya
"katanya si iman, gitu om.... dia udelnya emang bodong, trus rafa jg bilang gituh.. pokoknya banyak yg bilang om..." icha mengambil kutipan omongan temen2nya.
"aduh cha... kl km gak pernah liat kan blum tentu bener... lagian km gak bole gitu jg atau ngeledek meski km tau udel temen bodongan.." si om menasehati ponakannya
"hehehehe.... tapi emang lucu ajah om, masa dia udelnya bodong..hehehe..." icha trus lari bermain keluar rumah. entah mungkin dia bercerita sm temen2nya yg lain atau sm orangtua atau om atau tante2nya.

see... anak kecil ngegosip dan itu berasal cm dari omongan temen2nya and then spreading like a virus. luar biasa sekali bukan gosip... di gocok makin cip. hehehe.... :D

Nah, dikantor gw jg gituh, belakangan ini emang lagi musim resign, jadi semua pada kasak kusuk, siapa lagi yg mau resign, emang pindah kemana.... begitulah pertanyaan yg muncul. dan biasanya info atau berita gosip itu datangnya dari temen-temen paling deket dulu and then spreading like a virus. And suddenly object yg digosipin pun menjadi selebritis dan didatangi temen-temen satu per satu menanyakan kebenarannya. is it only a rumour or fact? and the answer only waiting the right moment. maybe yes maybe no. yes no, yes no, no yes, no yes. And gosip pun terus melaju.. :D

Monday, April 13, 2009

Teman

Berteman, gw suka berteman. Teman yang kadang datang silih berganti. Tapi memang setiap kali terjadi perkenalan kita pun harus siap dengan perpisahan. Teman kadang datang tanpa di undang dan datangnya bisa darimana saja. Salah satunya adalah melalui perantara dunia maya ini, sebuah blog.

Sengaja memang gw memasang live traffic feed di sisi kiri blog gw ini dengan tujuan untuk memantau orang-orang yang datang berkunjung ke dalam blog gw ini. Ada yang datang melalui pencarian suatu kata dengan search engine dan ada juga yang datang langsung berkunjung.

Dan dari orang-orang yang sudah berkunjung, ada yang meninggalkan jejak tuk sekedar menyapa, ada juga yg meninggalkan jejak untuk dikunjungi balik karena memang ia mempunyai sebuah blog jg. Tak jarang ada juga yang mengadd ym untuk menjalin pertemanan. Bahkan ada yang benar-benar hanya sebagai pengunjung tanpa mempunyai blog tapi ingin menjalin pertemanan. Inilah salah satu mamfaat mempunyai sebuah blog sebagai salah satu media untuk memperluas dan menjalin pertemanan dengan siapa saja yang entah ada dimana keberadaannya. Dengan media ini pertemanan menjadi luas dan semua menjadi terasa dekat tanpa jarak. Gw menyambut dengan tangan terbuka untuk siapa saja yang mengunjugi blog gw ini yang ingin menjalin pertemanan.

Salam hangat Matahari Laut,
Achul

Sunday, March 29, 2009

Yang tlah lalu

Hari kemarin itu rencananya gw mau masuk kantor tapi cuaca diluar sana sedang tidak bersahabat alias turun hujan. Cuaca sepertinya masih blum menentu sejak pergantian tahun lalu dimana seharusnya saat ini sudah masuk dalam musim kemarau namun ternyata cuaca mendung dan hujan masih sering bergelayut di kota gw tercinta ini.


Sambil menunggu hujan reda, gw cb merapihkan barang-barang yang ada dalam lemari gw. Dan tanpa disengaja ternyata gw menemukan kembali sesuatu kenangan yang dulu pernah gw punya. Ingatan gw pun langsung melayang-layang ke masa lalu sekitar 7 tahun yang lalu, tepatnya saat-saat wisuda sarjana gw.


Didalam laci lemari yg sedang gw rapihkan, gw menemukan kembali sebuah surat, kartu ucapan dan hadiah dari seseorang yg pernah melekat dihati gw namun akhirnya berakhir dengan keputusan bersama tanpa ada konflik yang biasanya terjadi ketika sepasang kekasih mengakhiri hubungan kasihnya. Gw pun termenung membaca kembali surat yg pernah dituliskan olehnya. Inilah apa yang pernah ia tulis dalam suratnya.


Jakarta, 27 Feb ’02


Assalamualaikum wr.wb.


Sudah lama nih enggak kirim surat jadi agak jelek deh...

Apa kabarnya Bahri? Pasti baik2 azah kan dan mungkin ini hari yang terindah dalam hidup Bahri. Desy hanya mau ngucapin ”Selamat atas kelulusan Bahri”

Dan Desy enggak bisa ngungkapin kebahagian Desy ke kamu, hanya kata Alhamdulillah.


Maaf ya Desy enggak bisa datang langsung, mungkin hadiah ini menjadi wakil dari Desy untuk menuangkan perasaan Desy bahwa Desy turut bahagia atas kelulusan kamu.

Mudah2an berguna untuk tandatangan kontrak kerja pertama (tapi enggak termasuk isi ulang yahh.. he...he...)


Dan ketika kamu pulang kembali dan membawa hasil yang pantas untuk dibanggakan kepada orangtua, saudara2 dan teman2 yang terkasih, Desy kembali ucapkan Selamat.

Dan ini mungkin baru awal dari keberhasilan kamu yang hanya sedikit dan masih banyak lagi yang harus kamu hadapi dan raih....


Wassalam

Sahabatmu yang kau sayang karena Allah...


Ya Allah, rasanya gw kembali terbawa suasana saat dulu gw pernah bersama-sama dengannya. Saat pergi bersama ke kota Bogor dengan kereta api ekonomi maupun ekspress, saat berlebaran ke rumah ibu kost, saat ia sedang dalam tugas di kota Bogor dan kita pun janji bertemu dan kenangan2 lainnya. Entah bagaimana kabarnya ia kini karena gw pun sudah lost contact sejak kantor gw berpindah dari Pasar Baru ke daerah Rasuna Said Kuningan. Terakhir yang gw tahu ia sudah memiliki seorang anak dan bercerita ke gw mengenai kluarganya. Sejak itu, gw pun gak pernah mendapatkan kabarnya lagi.


Dan ada satu lagi kartu ucapan dengan love emboss didepannya bertuliskan congratulation yang ia kirimkan ke gw. Didalamnya ia menulis:


”Cita-cita yang tinggi tidak menjamin seseorang meraih kesuksesan

Tetapi seseorang yang sukses pasti memiliki cita2 yang tinggi”


Dan itu semakin membuat gw rasa ingin kembali memutar waktu untuk berucap terimakasih atas support yang ia selalu berikan pada gw. Tanpa gw sadari, memang ia salah seorang dalam hidup gw yang selalu mensupport dan mendukung gw untuk meraih cita-cita gw yang salah satunya adalah meraih gelar kesarjanaan ini.


Dan semuanya terakhir terjadi 7 tahun yang lalu saat-saat wisuda sarjana gw. Dan kini gw terus memandangi sebuah benda yang pernah ia berikan ke gw.


Yaa Allah, semoga Engkau melimpahkan segenap kasih sayang Mu kepadanya sebagaimana ia pernah memberikan kasih sayangnya kepada ku. Amiinn....

Thursday, March 12, 2009

Awal dan Akhir

Adalah sunnatullah bahwa bumi berputar dan karenanya kehidupan ikut mengalami perubahan karena perputaran itu. Awal adalah sebuah akhir dan akhir adalah sebuah awalan. Hari ini bertemu, berinteraksi, belajar bersama, senang dan susah bersama, esok bisa menjadi sebuah cerita yang berbeda. Hari ini kita bergembira, esok tiada bisa kita duga apakah tetap kegembiraan itu masih bisa bersama kita. Keyakinanku hidup akan tetap dalam keseimbangan dan sunnatullah. Awal bisa menjadi sebuah akhir dan akhir bisa menjadi sebuah awalan.

Jangan makar atau berpolitik dikantor

Ada sebuah soal yang saya ajukan kepada team saya, pertanyaannya bagaimana caranya sebuah garis sepanjang 30 cm terlihat menjadi lebih kecil...